This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 19 September 2016

PERALATAN SELAM (SCUBA DIVING)

Kelompok 11
Raissya Ayudya Erlyana (E1I014025)
Feggy Asri Lestari (E1I014051)
Ledia Winanda (E1I0140)
Ahmad Rois Rangkuti (E1I0150)
Harun Al-rasyid (E1I012020)
Elbet Abdurahman (E1I014023)
Kelompok 1 (snorkel)

Snorkel adalah peralatan selam yang berbentuk huruf J dan dipergunakan untuk bernapas bagi penyelam dipermukaan.
Ada 2 jenis snorkel
1.snorkel tampa katub
2.snorkel tidak tampa katub
Fungsi snorkel adalah sebagai jalan masuknya udara ketika bernapas dengan mulut tampa harus mengangkat muka dari permukaan air laut.
Dari kedua snorkel tersebut yang paling nyaman untuk digunakan pada saat kita snorkeling adalah snorkel dengan katub.
Kelompok 2 (Masker)
Fungsi masker adalah pengelihatan didalam air sangat buruk, maka diperlukan alat yaitu masker. Alat tersebut memberikan rongga udara antara mata dan air, sehingga pengelihatan akan lebih jelas dan dapat melindungi terhadap iritasi air pada mata.
Bagian-bagian masker :
1.safety tempred glass
Harga masker yang paling murah yaitu Rp 200.000,00
Kelompok 3 ( Regulator )
Fungsi regulator adalah mengubah udara bertekanan tinggi dari sebuah tabung SCUBA menjadi udara bertekanan rendah sesuai dengan kebutuhan penyelam dan hanya memberikan udara yang diperlukan sesuai dengan tekanan sekelilingnya.
fungsi furge botton adalah untuk mengeluarkan kotoran
pada regulator tersebut ada yang namanya consule, consule tersebut fungsinya untuk mengetahui kedalaman atau untuk tekanan tabung.
regulator ini ada yang 1 mouth fish dan ada yang 2 mouth fish.
kelompok 4 (jam selam)
Jam selam ini ditemukan oleh ratu elizahbet pada abad 14 sekitar 400 tahun yang lalu.jam selam ini berfungsi sebagai petunjuk waktu yang dipakai dipergelangan tangan manusia saat melakukan penyelaman.
penggunaan jam selam ini tidak efesien untuk digunakan,boleh untuk digunakan atau juga boleh tidak untuk digunakan pada saat menyelam.
Kelompok 5 (Tabung)
Fungsi tabung adalah menyimpan udara (oksigen O2), untuk menetralkan pernapasan agar dapat bertahan didalam air, dan bernapas didalam air yang komposisinya adalah campuran udara.
jenis-jenis tabung :
1.Double tabung
2.Single tabung
·         Berat tabung ini adalah 13 cuft sampai 100 cuft
·         Tabungi ini sendiri terbuat dari aluminium.
·         isi didalam tabung tersebut adalah 20% oksigen dan 80 % udara.
·         Lamanya tabung yang 100 cuft itu untuk melakukan penyelaman adalah 100 menit.
·         kalau untuk pemula dalam melakukan penyelaman itu menggunakan tabung yang 13 cuft sedangkan tabung yang 100 cuft itu digunakan untuk penelitian.
·         Double tabung itu biasanya digunakan untuk persiapan kalau tidak ada lagi yang 100 cuft.
·         Biasanya kerusakan pada tabung ini terjadi pada ring otlet O.
Kelompok 6.BCD (Bouyancy Compensation Device)
Bagian-bagian BCD (Bouyancy Compensation Device) :
1.    Inflator  Hose adalah sebagai penyambung ke regulator
2.    Manual Inflator
3.    Pocket
4.    Cummer  Band
5.    Shoulder Strap
6.    Air Bladder
Jenis – jenis BCD (Bouyancy Compensation Device)
1.    Single Pleder  yaitu memiliki satu lapis dan tidak memiliki kantong.
2.    Double Pleder yaitu lengkap dan memiliki kantong.
Bahan BCD (Bouyancy Compensation Device) ini terbuat dari nilon campuran plastic.
Kelompok 7 (Kamera Underwater)
Kamera Underwater ini ditemukan  oleh Louis Bouton dari Negara prancis pada tahun 1893. Tiga puluh empat tahun Carles Martin dan Wiliam Longley fotografer National Geograpihic menemukan underwater berwarna pertama.Untuk menerangi objek foto, mereka menggunakan Hashgun magnesium.
Kelompok 8 (Weigh Belt)
       Bagian – bagian Weigh Belt :
1.    Belt (Tali)
2.    Gasper
3.    Pemberat (Timah)
Harga tali sekitar Rp 150.000,00 – Rp 200.000,00
Kelompok 9 (Consule)
Consule terdiri dari dua jenis yaitu :
1.    Two in One
2.    Tri in one
Deep Gauge untuk pengukur kedalaman satuannya meter (m)
Pressure Gauge (tekanan tabung) satuannya Bar.
Kelompok 10 (Wet Suite)
Kegunaan Wet Suite adalah sebagai perlindungan penyelaman dari goresan karang serta pengurang panas tubuh di bawah permukaan air mengurangi hambatan air.
Jenis – jenis Wet Suite :
1.    Full cut
2.    Sleeveless (tak berlengan)
3.    Short cut
kalau untuk melakukan penyelaman bagusnya memakai Wet Suite yang full cut karena badan kita tertutup semua,lengannya panjang dan kakinya juga panjang. Untuk harga Wet Suite tergantung dari jenis juga dan bahan.Bahan Wet Suite itu sendiri yaitu material neutron.
Kelompok 11 (Pisau selam)
Pisau selam atau dive knife adalah sebuah alat (tools) yang dapat memiliki banyak manfaat bagi penyelam, namun sebisa mungkin tidak untuk digunakan.
kegunaan pisau selam sebetulnya cukup banyak, dari hal yang tidak penting , seperti membuka kemasan plastic makanan atau makanan kaleng,kemudian yang agak penting sebagai signaling divice atau untuk pegangan ke karang kalau lagi mendesak karena kelupaan membawa dive stick atau reef hook, sampai untuk situasi darurat seperti terjerat tumbuhan air, tali pancing, atau jaring tak bertuan.
Ciri khusus pisau selam umumnya memiliki sarung dengan material kokoh dengan tali (strap) atau dudukan khusus, sehingga dapat direkatkan dibetis bagian dalam. Pisau selam yang baik berbahan baja (stainless steel) atau titanium, sehingga tidak berkarat meski sering berintraksi  dengan air laut. Tulisan SS.320 atau SS.420 berati SS.320 mengandung carbon lebih sedikit dibandingkan SS.420.
Kalau untuk harga pisau selam ini Rp 400.000,00 – Rp 700.000,00
Kelompok 12 (Fins)
Fins adalah salah satu alat penyelam yang dapat menambah efesiensi serta mobilitas anda di dalam air serta juga menambah laju pergerakan dengan usaha seminimal mungkin.
       Jenis – jenis fins ada 2 yaitu :
1.    Open Hell  yaitu pakai bootis
2.    Full foot yaitu tidak pakai bootis
kalau untuk harga lebih mahal open hell.



Sabtu, 17 September 2016

Perbaikan Quis Perencanaan Wilayah Pesisir Terpadu



Nama : Feggy Asri Lestari
Npm : E1i014051
Prodi : ilmu kelautan
kuis ke-2

1.Pengertian wilayah pesisir ?
Kay dan Alder (1999) menyatakan bahwa pesisir merupakan wilayah yang unik, karena dalam konteks bentang alam, wilayah pesisir merupakan tempat bertemunya daratan dan lautan. Sementara itu, Soegiarto (1976) mendefinisikan wilayah pesisir sebagai daerah pertemuan antara darat dan laut, ke arah darat wilayah pesisir meliputi bagian daratan, baik kering maupun terendam air, yang masih dipengaruhi sifat-sifat laut seperti pasang surut, angin laut, dan perembesan air asin; sedangkan ke arah laut wilayah pesisir mencakup bagian laut yang masih dipengaruhi oleh proses-proses alami yang terjadi di darat seperti sedimentasi dan aliran air tawar, maupun yang disebabkan oleh kegiatan manusia di darat seperti penggundulan hutan dan pencemaran.
“Wilayah pesisir didefinisikan sebagai wilayah peralihan antara laut dan daratan, ke arah darat mencakup daerah yang masih terkena pengaruh percikan air laut atau pasang surut, dan ke arah laut meliputi daerah paparan benua (continental shelf) (Beatley et al., 1994)”
Kawasan pesisir pada dasarnya merupakan batasan (Interface) antara kawasan laut dan darat yang saling mempengaruhi dan dipengaruhi satu sama lainnya baik secara bio-geofisik maupun social-ekonomi yang menyediakan barang dan jasa (Goods and services) bagi komunitas pesisir dan pemanfaat lainnya (Beneficiaries).
Dalam Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (selanjutnya disebut PWP-PK) Pasal 1 Ayat (2), disebutkan bahwa: ”Wilayah pesisir adalah daerah peralihan antara ekosistem darat dan laut yang dipengaruhi oleh perubahan di darat dan laut”.
Selanjutnya, pada Pasal 2 Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang PWP-PK disebutkan bahwa:
”Ruang lingkup pengaturan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil meliputi daerah peralihan antara ekosistem darat dan laut yang dipengaruhi oleh perubahan di darat dan laut, ke arah darat mencakup wilayah administrasi kecamatan dan ke arah laut sejauh 12 (dua belas) mil  laut di ukur dari garis pantai”.
 Ruang lingkup Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang PWP-PK meliputi daerah pertemuan antara pengaruh perairan dan daratan, ke arah daratan mencakup wilayah administrasi kecamatan dan ke arah perairan laut sejauh 12 (dua belas) mil laut diukur dari garis pantai ke arah laut lepas dan / atau ke arah perairan kepulauan.
Sementara itu, menurut UNCLOS 1982, pengertian / batasan wilayah pesisir tidak diatur, tetapi UNCLOS 1982, membagi laut ke dalam zona-zona yaitu:
a. Wilayah laut yang berada di bawah yurisdiksi suatu Negara adalah :
1. Perairan Pedalaman (Internal Waters)
2. Perairan Kepulauan (Archipelagic Waters)
3. Laut Wilayah (Territorial Sea)
4. Zona Tambahan (Contiguous Zone)
5. Zona Ekonomi Eksklusif (Exclusive Economic Zone)
6. Landas Kontinen (Continental Shelf))
b. Wilayah laut yang berada di luar yurisdiksi suatu Negara adalah:
1. Laut Lepas (High Seas)
2. Dasar Laut Dalam / kawasan (Area / Deep Sea Bed)
Penentuan batas wilayah pesisir dan laut tidak dapat disamakan antara ketentuan dalam UU Nomor 27 Tahun 2007 tentang PWP-PK dengan UNCLOS 1982. UU Nomor 27 Tahun 2007 berlaku pada batas wilayah administrasi kecamatan dan ke arah laut sejauh 12 (dua belas) mil diukur dari garis pantai, sedangkan UNCLOS 1982 tidak menentukan batas wilayah pesisir maupun cara pengukurannya.
Karakteristik, pengertian dan batasan wilayah pesisir di setiap negara berbedabeda,
tergantung kondisi geografisnya. Pada umumnya karakteristik umum wilayah pesisir dan laut adalah sebagai berikut :
1. Laut merupakan sumber dari “common property resources” (sumberdaya milik bersama), sehingga memiliki fungsi publik / kepentingan umum;
2. Laut merupakan “open access”, memungkinkan siapapun untuk memanfaatkan ruang laut untuk berbagai kepentingan;
3. Laut bersifat “fluida”, dimana sumberdaya (biota laut) dan dinamika hydrooceanography tidak dapat disekat / dikapling;
4. Pesisir merupakan kawasan yang strategis karena memiliki topografi yang relatif mudah dikembangkan dan memiliki akses yang sangat baik (dengan memanfaatkan laut sebagai “prasarana” pergerakan);
5. Pesisir merupakan kawasan yang kaya akan sumberdaya alam, baik yang terdapat di ruang daratan maupun ruang lautan, yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.


Referensi

 
http://mambulu.blogspot.co.id/2014/10/makalah-pengaturan-pengelolaan-wilayah.html

Minggu, 20 Maret 2016

PERBAIKAN QUIZ 3 WIDYA SELAM



NAMA : FEGGY ASRI LESTARI
NPM    : E1I014051
PRODI :ILMU KELAUTAN
QUIZ 3 WIDIA SELAM

1.Siapakah penemu dari SCUBA ?

 Penemu dari alat scuba adalah Jacques-Yves Cousteau lahir di prancis 11 juni, 1910.Pada tahun 1942   baru melakukan penyelaman

2.Badan badan dari sertifikasi selam ?
POSSI
Saat ini POSSI bekerjasama dengan Confederation Mondiale des Activites Subaquatiques (CMAS) dalam melakukan pelatihan dan sertifikasi bagi para peselamnya.
 
SSI
Didirikan pada tahun 1970 di California Amerika Serikat oleh Robert A Clark. SSI merupakan lembaga sertifikasi dan pelatihan selam terbaik di dunia. Pusat pelatihan nya terdapat diberbagai belahan dunia,termasuk indonesia

NAUI
National Association of Underwater Instructors [3]
(Amerika Serikat/Internasional).
Didirikan oleh Al Tillman, John C. Jones, Jr., dan Neal Hess pada tahun 1960 di Amerika Serikat. Saat ini NAUI adalah organisasi pelatihan dan sertifikasi selam terbesar kedua di dunia.
 
PADI
Merupakan organisasi terbesar dan paling terkenal di dunia, didirikan oleh Ralph Erickson dan John Cronin pada tahun 1966, dan berpusat di California, Amerika Serikat.
ADS-I
Organisasi ini didirikan oleh Noboru Mochizuki pada tahun 1980 dengan nama ADS-Japan dan pada tahun 1993 oleh Questeau dan Gagnan diubah menjadi ADS-International. ADS-I berpusat di Yokohama,Jepang dan Indonesia merupakan salah satu chapter yang paling aktif.